Proses pengadaan tanah untuk pembangunan jalan Tol Pemalang-Batang baru mencapai sekitar 12 persen sedang untuk Batang-Semarang baru mencapai 20 persen.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Mulyono dilansir kantor berita antara mengatakan pelaksanaan konstruksi jalan tol ini dilakukan paralel dengan pengadaan tanah agar pembangunannya dapat diselesaikan pada tahun 2018.
Menurut Basuki Hadi Mulyono untuk investor jalan tol Pemalang-Batang ini dilaksanakan oleh PT Pemalang-Batang Tol Road yang pemegang sahamnya terdiri atas PT Wasikita Tol Road 60 persen dan PT Sumber Mitra Jaya 40 persen.
Basuki Hadi Mulyono menjelaskan Biaya investasi pembangunan jalan tol ini mencapai 4,8 triliun dengan masa konsesi 45 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi atau SPMK//
Menteri PU dan PR menambahkan jalan Batang-Semarang merupakan proyek jalan tol pertama yang menggunakan mekanisme penjaminan dari PT Penjamin Infrastruktur Indonesia termasuk penjaminan untuk dana talangan dalam rangka pengadaan tanah jalan tol. (Ant-Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 5371 |
Pengunjung Online |
: | 1 |