Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Pekalongan melakukan simulasi pemilu 2019 Rabu, 3 April 2019 di TPS 30 Kelurahan Padukuhan Kraton yang merupakan daerah rawan rob.
Kepada Radio Kota Batik Ketua KPU setempat, Rahmi Rosyada Thoha, mengatakan simulasi yang menghadirkan pemilih secara real yakni 270 pemilih sebagai sosialisasi kepada masyarakat agar bisa memahami alur serta tata cara mencoblos.
Selain itu, menurut Rahmi simulasi juga untuk berlatih para petugas KPPS agar bisa maksimal di hari pemungutan.
Rahmi menjelaskan untuk TPS di daerah rob memang diberikan perlakuan khusus yaitu dengan dibangun TPS panggung .
Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Pekalongan, Sugiharto, mengungkapkan simulasi yang dilakukan secara real tersebut baik alur hingga jumlah pemilih diharapkan bisa membuat masyarakat paham sehingga hak suara mereka terlindungi .
Sugiharto menambahkan dari simulasi tersebut ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki diantaranya bilik suara agar bisa bebas dari pandangan luar. Selain itu handphone pemilih bisa diletakkan di atas meja yang dipasang agak jauh dari bilik suara. (Kharisma - Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4865 |
Hits Hari ini |
: | 1363 |
Pengunjung Online |
: | 1 |