Aturan penggunaan sarung batik oleh Pemerintah Kota Pekalongan semakin meningkatkan penjualan. Seperti yang dialami oleh produsen Sarung Kalongguh yang bertempat di Kelurahan Krapyak Kecamatan Pekalongan Utara.
Owner Sarung Kalongguh, Supriyadi, kepada Radio Kota Batik mengatakan peningkatan penjualan terjadi beberapa pekan sebelum adanya kirab hari pada 1 April lalu. Dan ini hampir dirasakan oleh semua pengrajin batik di Pekalongan.
Di Kalongguh sendiri, biasanya pada hari normal penjualan sekitar 10 ribu piece saja, kemudian menjadi meningkat 2 atau 3 kali lipatnya.
Supriyadi menambahkan selain karena ada peringatan hari jadi kota pekalongan yang mengharuskan menggunakan satung batik selama beberapa hari peningkatan penjualan juga terjadi karena mendekati momen puasa dan lebaran. (Ella – Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4806 |
Hits Hari ini |
: | 1665 |
Pengunjung Online |
: | 1 |