Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG, hasil pemantauan perkembangan musim menunjukkan bahwa Pekalongan bagian utara akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei Dasarian kedua.
Disampaikan oleh Prakirawan BMKG Tegal Hendi Andrianto sama seperti wilayah Tegal untuk wilayah Pekalongan sendiri pantauan musim kemarau terbagi menjadi empat bagian.
Hendi Andriyanto kepada Radio Kota Batik menjelaskan untuk awal musim kemarau pada Mei Dasarian kedua terjadi di wilayah utara kemudian semakin ke selatan Mei Dasarian Ketiga, hingga kemudian Juni Dasarian Pertama, dan wilayah paling selatan pada Juni Dasarian Kedua. Sehingga musim kemarau lebih awal terjadi di bagian perkotaan dibanding di daerah atas.
Hendi menambahkan kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang dan lebih terik, sehingga masyarakat termasuk pemerintah daerah harus memantau daerah-daerah yang rawan kekeringan dan bisa meningkatkan potensi kebakaran lahan. (Tri Handayani - Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4918 |
Hits Hari ini |
: | 450 |
Pengunjung Online |
: | 1 |