Wakil Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid atau yang lebih akrab disapa Aaf mengharapkan para pelajar kota batik bisa membaca sejarah sedini mungkin.
Hal tersebut dikatakannya saat memberi sambutan dalam Pembukaan Pameran Buku di Gor Jetayu / Rabu 24 April 2019.
Menurut Aaf , anak usia remaja memiliki hobi membaca novel – novel berbau fiksi, bahkan minat membacanya pun saat ini mulai tergeser ke gadget.
Aaf mencontohkan banyak buku sejarah yang sebenarnya bisa dinikmati remajakhususnya tentang Kota Pekalongan, tokoh-tokoh Pekalongan, hingga peristiwa 3 Oktober yang hingga saat ini masih rutin dipertunjukkan.
Hal itu dinilai menjadi pekerjaan rumah besar yang harus digarap orangtua dan perpustakaan untuk memperkenalkan sejarah sejak dini demi menciptakan generasi yang tidak lupa akan sejarah.
Aaf mengungkapkan buku hingga sekarang masih menjadi ilmu sehingga menurutnya tidak akan ada peradaban yang bisa maju apabila masyarakatnya tidak mau membaca buku. (Kharisma - Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4921 |
Hits Hari ini |
: | 2282 |
Pengunjung Online |
: | 1 |