Hasil raman di Tempat Pelelangan Ikan atau TPI Kota Pekalongan dari Januari hingga 24 April sudah mencapai 1 milyar 264 juta rupiah Hal itu di katakan oleh Kepala TPI setempat Mochtar Sanusi.
Bahkan Mochtar menargetkan hingga akhir April 2019 ini pendapatan yang diperoleh dapat mencapai 1,8 milyar atau lebih besar dari tahun 2018 lalu yang hanya 1 milyar 80 juta.
Kepada Radio Kota Batik Mochtar menjelaskan meningkatnya pendapatan pada tahun ini karena adanya truk-truk freezer dari Juawana dan Surabaya yang didatangkan oleh bakul jika tidak ada kapal lelang.
Mochtar mengaku optimis target Pendapatan Asli Daerah atau PAD dari TPI sebesar 5,6 milyar dapat tercapai.
Mochtar Sanusi menambahkan saat ini stok ikan di Kota Batik melimpah sehingga harganya stabil seperti ikan banyar 21 ribu tongkol 16 hingga17 ribu lemuru 10 hingga 11 ribu ikan juwi 5 ribu dan layang 15 ribu. (Ella – Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4918 |
Hits Hari ini |
: | 465 |
Pengunjung Online |
: | 1 |