Banjir rob yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Pekalongan mengakibatkan tanggul jebol di daerah Krapyak Untuk itu BDBD setempat menanggulanginya dengan membuat tanggul darurat.
Kepada Radio Kota Batik Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD setempat Arif Mahanani mengatakan pembuatan tanggul darurat tersebut tepatnya di daerah Krapyak Gang 1 sampai Gang 5 dengan panjang tanggul mencapai 50 hingga 75 meter.
Menurut Arif saat ini pihaknya sudah bergerak membuat tanggul darurat dari karung yang diisi tanah merah.
Penggunaan tanah merah lebih dipilh daripada pasir karena kalau sudah kering tanah merah bisa mengeras seperti semen.
Arif Mahanani menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangulangi bencana banjir rob termasuk berkoordinasi dengan Pemprov Jateng untuk pembuatan parapet dan pengerukan sungai yang dangkal Tahun ini rencananya akan diadakan pengerukan sungai – sungai yang dangkal. (Lissa - Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 2664 |
Pengunjung Online |
: | 1 |