
Bulan Ramadan biasanya mendatangkan berkah tersendiri bagi sejumlah pedagang, namun bagi sebagian pedagang kelapa muda di jalan Kurinci justru sebaliknya, omzetnya sepi dari pembeli karena cuaca hujan terjadi selama beberapa hari terakhir ini.
Salah seorang pedagang kelapa muda di Jalan Kurinci, Warjiyah mengatakan permintaan kelapa muda pada bulan Ramadhan kali ini cenderung sepi bila dibanding lebaran lalu.
Warjiyah menjelaskan, pada hari biasanya dalam sehari is hanya menjual 10 butir kelapa saja, namun pada bulan Ramadhan ini Ia mampu menjual kelapa muda mencapai antara 40 hingga 50 butir kelapa per harinya.
Menurut Warjiyah, Jika dibandingkan tahun lalu penjulan pada Ramadhan tahun ni mengalami penurunan, sebab tahun lalu penjualan bisa mencapai 100an butir perhari.
Kepada Radio Kota Batik, Warjiyah mengungkapkan harga kelapa saat ini naik 500 rupiah. Tahun lalu harga kelapa muda hanya 6500, sedangkan saat ini naik menjadi 7000 per butirnya.
Warjiyah menambahkan, saat ini Ia cukup kesulitan mendapatkan pasokan kelapa muda. Bahkan pasokan harus didatangkan dari luar kota seperti Cilacap dan Banjarnegara. Hal ini diakibatkan banyak pohon kelapa di wilayah Pekalongan terkena dampak rob.
(Okky – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 3192 |
Pengunjung Online |
: | 1 |