Melalui program gerakan BISA atau Bersih, Iindah, Ssehat dan Aman dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Kemenparekraf RI bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Dinparbudpora Kota Pekalongan, wisata religi Sapuro ditata dan dibersihkan bersama-sama oleh masyarakat, Jumat 9 Oktober 2020.
Dalam kegiatan itu, pengerjaannya dibagi dalam 5 pos kebersihan mulai dari Jalan Madura sampai pertigaan Masjid, hingga makam-makam ulama besar yang merupakan cikal bakal di Kelurahan Sapuro Kebulen.
Lurah Sapuro Kebulen, Samigiono mengatakan melalui Gerakan Bisa yang melibatkan seluruh unsur elemen masyarakat setempat mulai dari LKK, LPM, BKM, RT RW, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, bersama membersihkan dan menata Makam Sapuro agar aman dan nyaman dikunjungi peziarah.
Sementara itu, Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan Sutarno menjelaskan Program Gerakan Bisa memberikan insentif bagi pelaku destinasi wisata dalam bentuk kegiatan padat karya melalui Dana Insentif Daerah atau DID.
Selain di Kampung Wisata Religi Sapuro, Sutarno menambahkan program serupa juga akan dilaksanakan di beberapa Kampung Wisata lainnya di Kota Pekalongan seperti di Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Pesindon. (Kharisma - Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4860 |
Hits Hari ini |
: | 2235 |
Pengunjung Online |
: | 1 |