Sekolah sungai yang saat ini tengah dibangun oleh Komunitas Peduli Kali Loji atau KPKL Pekalongan, akan mulai diaktifkan pada Februari 2021. Sekolah sungai bentukan KPKL ini, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar peduli terhadap penyelamatan lingkungan, khususnya sungai.
Kepada Radio Kota Batik, Ketua KPKL Pekalongan, Titik Nuraini, mengatakan sekolah sungai ini terbuka untuk siapa saja, mulai baik pelajar atau masyarakat umum. Calon peserta dapat mendaftar baik di Posko atau ke Sekretariat KPKL yang berada di Jalan Karet 707 Binagriya.
Titik menjelaskan, konsep sekolah sungai ini yaitu berbagi pengetahuan mengenai penyelamatan sungai, dan edukasi kepada peserta agar dapat mengolah sampah di rumah atau merubah limbah menjadi barang yang berguna.
Menurut Titik, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak untuk memberikan materi, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, BPBD, aktivis, praktisi dan lainnya.
Tidak hanya mengedukasi peserta sekolah sungai saja, namun KPKL juga bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI, untuk mengajak para pengusaha agar peduli mengolah limbahnya dengan sistem enzimatik.
Titik Nuraini berharap, sekolah sungai ini, dapat meningkatkan kepedulian masyarakat, pengusaha dan steakholder terhadap lingkungan dari sampah dan limbah, yang mencemari lingkungan.(Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4946 |
Hits Hari ini |
: | 1020 |
Pengunjung Online |
: | 1 |