Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mencatat ada sebanyak 22.506 bayi pada 2020 lalu yang terdaftar di 415 Posyandu Balita setempat. Jumlah tersebut tersebar di 4 Kecamatan.
Kepada Radio Kota Batik Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan pada Dinas Kesehatan setempat, Sri Setya Ningsih merinci dari 22.506 balita tersebut, 21.467 bayi dalam kondisi sehat, 15 bayi mengalami gizi buruk, dan 1.024 bayi lainnya menderita gizi kurang.
Sri Setya Ningsih menjelaskan bahwa sejak Bulan Maret – Juli 2020 sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan kesehatan terhenti, salah satunya adalah kegiatan Posyandu Balita akibat pandemi Covid-19.
Kegiatan Posyandu Balita menurut Sri Setya baru dimulai kembali pada Bulan Agustus 2020.
Sementara itu di tahun 2021 pihaknya tengah fokus pada 3 kegiatan yang meliputi kegiatan promotif dan preventif di tingkat kota, kegiatan advokasi pemberdayaan kemitraan peningkatan peran masyarakat dan lintas sektor, serta kegiatan penyelenggaraan kota sehat di tingkat Kota Pekalongan. (Vita – Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 3713 |
Pengunjung Online |
: | 1 |