Para pecinta budaya balon udara di Kota Pekalongan yang tergabung dalam Komunitas Sedulur Balon Kota Pekalongan terus memperkuat komitmennya untuk tidak menerbangkan balon liar di momen syawalan lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah.
Ketua Komunitas Sedulur Balon Kota Pekalongan, Priyadi mengatakan setidaknya kini sudah ada 100an kelompok bergabung di Komunitas Sedulur Balon, yang berkomitmen tidak melepas balon.
Priyadi kepada Radio Kota Batik menjelaskan, untuk mempererat hubungan dan visi misi bersama, komunitas balon rutin melakukan pertemuan kopi darat atau kopdar, baik membahas mengenai balon, hingga usaha kuliner yang dibuat bersama.
Menurutnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, komunitas balon juga akan melakukan sosialisasi, menyebarkan pamflet tentang bahaya menerbangkan balon udara, di tempat-tempat yang dinilai sering membuat dan melepas balon liar.
Priyadi menambahkan karena pandemi semakin membaik harapannya di tahun ini akan kembali digelar Festival balon, dimana kegiatan itu kini masih dibahas bersama setda Pemkot Pekalongan. (Kharisma - Regina)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4920 |
Hits Hari ini |
: | 870 |
Pengunjung Online |
: | 1 |