
Inovasi sebagai upaya menurunkan angka stunting di Kota Pekalongan terus dilakukan, salah satunya seperti di Kelurahan Poncol.
Melalui inisiasi dari Sekretaris Kelurahan Poncol, Hartini Wigatiningsih inovasi Posyandu Terintegrasi Berbasis Posyandu Remaja dan Posyandu Balita di Kelurahan Poncol (Poster Klepon) diluncurkan Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid di kantor Kecamatan Pekalongan Timur, Minggu (6/8).
Wali Kota menilai terobosan ini untuk mengajak semua elemen masyarakat agar turut aktif menggalakkan kegiatan yang ada di Posyandu Remaja dan Posyandu Balita sehingga angka stunting bisa turun.
Wali Kota menyebutkan dibandingkan tahun 2022 lalu saat ini penurunannya masih sedikit yakni 0,4 persen saja.
Sementara itu Insiator Poster Klepon, Hartini Wigatiningsih menjelaskan dibentuknya Poster Klepon ini karena melihat masyarakat khususnya di Kelurahan Poncol para remajanya belum aktif dan belum memiliki ketertarikan dalam kegiatan kemasyarakatan, disamping kasus anak yang menderita stunting masih cukup tinggi.
Hartini menambahkan melalui aksi perubahan Poster Klepon ini maka akan ada intgerasi posyandu balita dan remaja untuk kegiatan bersama melalui peningkatan kapasitas kader posyandu serta berbagai sosialisasi mulai pencegahan kriminalitas remaja dan kesehatan reproduksi remaja. (Kharisma - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4825 |
Hits Hari ini |
: | 344 |
Pengunjung Online |
: | 1 |