
Awal Juli hingga pertengahan Agustus 2023 hotel di Kota Pekalongan mengalami sepi pengunjung dan penurunan siginifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat, Trias Wahyu Arditya mengatakan penurunan ini disebabkan kegiatan sekolah sudah mulai aktif kembali, yang berarti liburan telah usai, serta belum adanya kegiatan khusus dari pemerintah setempat pada bulan Juli lalu.
Trias menyampaikan pada periode yang sama tahun lalu tingkat okupansi mencapai 70-80% namun pada Juli ini hanya mencapai 50-60%.
Trias menambahkan sampai akhir tahun nanti target okupansi hotel di Kota Pekalongan dapat mencapai lebih dari 70%. Jelang akhir Agustus ini pihaknya optimis dapat menutup kerugian yang terjadi pada bulan lalu dengan adanya Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan yang secara tidak langsung menumbuhkan ekonomi di wilayah setempat. (Naila - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4829 |
Hits Hari ini |
: | 413 |
Pengunjung Online |
: | 1 |