
Sejumlah daerah pesisir utara Pulau Jawa termasuk Pekalongan bagian utara diprakirakan mulai masuk musim kemarau pada dasarian III atau sepuluh hari ke-tiga April 2024.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, Ida Sartika menjelaskan awal musim kemarau di Indonesia ditandai dengan aktifnya angin timuran atau Monsun Australia. Sementara puncak musim kemarau 2024 diprediksi terjadi di bulan Juli dan Agustus 2024.
Ida menyebutkan untuk wilayah eks-Karesidenan Pekalongan musim kemarau dilanjutkan di wilayah pesisir Brebes hingga Tegal pada awal Mei. Sedangkan untuk Pekalongan bagian tengah musim kemarau terjadi pada dasarian II atau III Mei, dan yang terakhir untuk Pekalongan bagian selatan diprakirakan pada akhir Juni nanti.
Ida mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal. Wilayah tersebut diprediksi dapat mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, serta kekurangan sumber air. (Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4800 |
Hits Hari ini |
: | 1436 |
Pengunjung Online |
: | 1 |