
Tak hanya menentukan juara, gelaran lomba Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) yang dihelat pada rangkaian Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Jami' Kota Pekalongan, 12 September 2024 juga menjadi ajang pencarian bibit baru di bidang seni baca Al Quran. Hal itu diutarakan Ketua Panitia Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, R.M. Firdaus.
Menurutnya selain menguji kompetensi anak-anak dalam seni membaca Al Quran, MTQ yang digelar juga merupakan upaya regenerasi tilawah. Seperti diketahui Kota Pekalongan pernah memiliki tokoh-tokoh yang mumpuni di bidang tilawah. Namun jika kemampuan itu tidak diturunkan kepada anak-anak maka bukan tidak mungkin Kota Pekalongan akan kehilangan pakar tilawah.
Untuk alasan itu Firdaus berharap perhelatan MTQ anak-anak kali ini menjadi ajang bagi para pengelola tempat-tempat pelatihan Qiro'ah untuk dapat melakukan pembinaan dan pelatihan dengan lebih optimal. Ia berharap setelah lomba dihelat pembinaan kepada anak-anak tetap dijalankan guna meningkatkan kemampuan anak-anak dalam bidang tilawah.
Firdaus menekankan perlombaan MTQ ini hanya dibuka bagi masyarakat Kota Pekalongan. Untuk itu saat pendaftaran peserta diharuskan membawa sejumlah berkas seperti fotokopi Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), serta rekomendasi dari pondok pesantren atau sekolah.
Sementara ketika disinggung mengenai target kepesertaan Firdaus menjelaskan pihaknya tidak mematok target. Akan tetapi ia berharap lomba tersebut dapat diikuti oleh sebanyak-banyaknya jumlah peserta. (Ribut - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4815 |
Hits Hari ini |
: | 3442 |
Pengunjung Online |
: | 1 |