
Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan menunjukkan angka kasus kanker serviks atau kanker leher rahim di kota Batik meningkat dari tahun ke tahun.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Pekalongan, dr. Indah Kurniawati, M.Kes. menyebutkan di tahun 2022 terdapat 20 kasus kanker serviks, dan meningkat menjadi 33 kasus di tahun 2023. Sedangkan pada tahun ini, hingga Oktober 2024 ditemukan 32 kasus kanker leher rahim.
Oleh karena itu, pada Desember ini pihaknya melaksanakan Imunisasi Kejar Human Papillomavirus (HPV), sebagai upaya menurunkan angka kasus kanker serviks di wilayah Kota Pekalongan.
dr. Indah menambahkan selain vaksinasi Dinkes juga mengadakan kampanye edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks. Harapannya, dengan adanya upaya-upaya ini angka kasus kanker serviks di Kota Pekalongan dapat dikurangi, serta masyarakat dapat hidup lebih sehat dan aman. (Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4812 |
Hits Hari ini |
: | 5196 |
Pengunjung Online |
: | 1 |