
Darurat sampah yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Pekalongan , telah menggugah kesadaran sejumlah masyarakat , untuk lebih peduli terhadap lingkungan . Salah satunya adalah Rudi Panama , seorang pengusaha batik asal Kelurahan Banyurip , yang kini dikenal sebagai pegiat sampah .
Sejak dua tahun terakhir , Rudi fokus menangani persoalan sampah , dengan mengelola TPS3R , bersama timnya , yang berjumlah delapan orang . TPS3R yang dikelola Rudi , mampu menangani sampah , hingga 3,5 ton setiap harinya .
Dedikasi Rudi dalam mengatasi masalah sampah , terlihat dari usaha mandiri , yang dilakukan untuk membuat incinerator , atau alat pembakar sampah , yang ramah lingkungan . Selain itu , pengelolaan TPS3R , dilengkapi dengan mesin pencacah sampah , bantuan dari Pemkot Pekalongan .
Rudi berharap , apa yang ia lakukan bersama tim , dapat menginspirasi warga lain , untuk turut mengambil langkah-langkah , dalam mengatasi darurat sampah ., (Ozy -Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4839 |
Hits Hari ini |
: | 603 |
Pengunjung Online |
: | 1 |