
Pemerintah Kota Pekalongan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat memulai pendataan potensi di seluruh kelurahan, guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Kegiatan ini diawali dengan Rapat Koordinasi Sosialisasi Pendataan Potensi Desa (Podes) Tahun 2025 yang digelar di Ruang Jawa Hokokai, Setda Kota Pekalongan, Jumat (13/6).
Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, menjelaskan bahwa pendataan ini dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat dan berkelanjutan. Pendataan dilakukan dengan wawancara langsung bersama aparat kelurahan, yang mencakup berbagai aspek penting, seperti pendidikan, kesehatan, perekonomian, keamanan, dan kebencanaan.
Data yang diperoleh akan menjadi acuan dalam menentukan kebijakan pembangunan agar sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Proses pendataan akan berlangsung selama bulan Juni 2025 dengan tahap pengolahan dan validasi data hingga September 2025.
Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Kota Pekalongan, Soesilo, menyatakan bahwa data yang akurat sangat berperan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pendataan potensi kelurahan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi Kota Pekalongan, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4875 |
Hits Hari ini |
: | 4023 |
Pengunjung Online |
: | 1 |