
Untuk melestarikan warisan budaya batik di wilayah Kabupaten Batang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menjadikan Batik Gringsing sebagai tarian khas daerah. Selain itu, informasi seputar batik juga masuk ke dalam muatan lokal (mulok) pelajaran sekolah.
Kepala Disdikbud Kabupaten Batang, Bambang Suryanto, menyatakan bahwa batik Batang telah menjadi bagian dari identitas daerah. Hal ini diwujudkan dengan menjadikan batik sebagai salah satu seragam sekolah, serta mewajibkan ASN mengenakan seragam batik setiap Kamis.
Upaya pelestarian batik ini juga didukung melalui pelatihan rutin bagi para pengrajin, serta pemberian sertifikat profesi dari BNSP. Promosi pun digencarkan lewat pameran di berbagai tingkat mulai dari regional hingga internasional.
Salah satu pencapaian membanggakan terjadi pada 2015 saat batik Batang laris manis di pameran Jepang, berkat warna coklat kehitamannya yang unik dan disukai pasar luar negeri.
Dalam ajang pemilihan Duta Wisata tahun ini peserta pun diwajibkan mengenakan batik khas Batang. Melalui berbagai langkah inovatif ini, Kabupaten Batang membuktikan komitmennya dalam menjaga dan merayakan batik sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas dan potensi daerah. (Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4875 |
Hits Hari ini |
: | 4045 |
Pengunjung Online |
: | 1 |