.jpeg)
Sokola Sogan terus berinovasi dalam mengenalkan sejarah dan budaya Kota Pekalongan kepada generasi dini. Melalui modul ajar khusus ini menghadirkan unsur-unsur lokal, seperti tokoh sejarah, tempat bersejarah, hingga kekayaan budaya khas Pekalongan, seperti kuliner dan batik. Modul ini dirancang sebagai panduan bagi guru PAUD untuk menanamkan rasa cinta pada daerah sejak usia dini.
Founder Sokola Sogan Pekalongan, Andika Nugraha Firmansyah, menjelaskan bahwa pendekatan ini bertujuan membentuk karakter anak yang mengenal dan bangga terhadap identitas daerahnya.
Saat ini, Sokola Sogan telah membina tiga titik pendidikan PAUD di wilayah Pasirkratonkramat, Pantai Slamaran, dan Rusunawa Slamaran. Total terdapat 58 siswa dan 9 pengajar yang aktif mengimplementasikan modul ajar berbasis lokal tersebut dalam proses belajar sehari-hari.
Melalui pendidikan usia dini, Sokola Sogan berharap warisan sejarah dan kearifan lokal Kota Pekalongan dapat terus tumbuh dan melekat di hati generasi masa depan. (Ozy - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4875 |
Hits Hari ini |
: | 4084 |
Pengunjung Online |
: | 1 |