
Pemerintah Kota Pekalongan terus menggencarkan pencegahan kanker serviks melalui kerja sama dengan berbagai organisasi perempuan, termasuk Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI). Salah satu bentuk sinerginya diwujudkan lewat kegiatan Pertemuan Desk Sasaran dan Workshop Pemeriksaan HPV DNA yang digelar pada 23–24 Juni 2025 di Krakatau Hall, Hotel Howard Johnson.
Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan partisipasi organisasi perempuan, khususnya para guru PAUD, dalam upaya deteksi dini kanker serviks. Ia menekankan pentingnya kesejahteraan guru PAUD yang sebagian besar berada di usia subur, agar mendapatkan akses pemeriksaan HPV DNA secara gratis.
Menurut Inggit, perempuan hingga usia 69 tahun sangat dianjurkan mengikuti tes ini. Pasalnya, biaya tes HPV DNA secara mandiri bisa mencapai Rp 1,5 juta, yang tentu menjadi beban bagi sebagian besar masyarakat. Oleh karena itu, fasilitas pemeriksaan gratis ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.
Dengan jumlah guru PAUD yang mencapai sekitar 1.200 orang di Kota Pekalongan, Inggit berharap keterlibatan mereka dapat mendukung target 2.400 pemeriksaan HPV DNA di Puskesmas. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih terlindungi bagi anak-anak sejak dini. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4875 |
Hits Hari ini |
: | 4081 |
Pengunjung Online |
: | 1 |