Kota Pekalongan naik peringkat dari posisi ke delapan ke poisis kelima, dalam ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) tahun 2025. Ajang ini merupakan indeks inovatif, yang dirancang oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada, melalui Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI), untuk menilai kinerja transformasi digital dari pemerintah daerah.
Wali Kota Ahmad Afzan Arslan Djunaid menjelaskan, pihaknya patut bersyukur atas capaian ini dimana pda tahun 2024, Kota Pekalongan hanya menempati posisi ke delapan.
Menurut Wali Kota Aaf, hasil ini menjadi bukti komitmen dari Pemkot Pekalongan, dalam memperkuat sistem digital, demi pelayanan publik yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinkominfo setempat, Arif Karyadi menambahkan penilaian GM-DTGI menitikberatkan pada inovasi layanan publik berbasis teknologi, tata kelola data, serta integrasi sistem informasi. Berbagai aplikasi layanan, sistem pengaduan online, hingga penguatan infrastruktur digital menjadi langkah nyata menuju Smart City., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4769 |
Hits Hari ini |
: | 2465 |
Pengunjung Online |
: | 1 |