
Memperingati Hari Batik Nasional, Museum Batik Kota Pekalongan menggratiskan tiket masuk bagi pengunjung pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Kepala Museum Batik setempat, Nurhayati Sinaga menyampaikan, museum dibuka sejak pukul 8 pagi hingga 3 sore. Kebijakan tiket gratis ini diberikan agar masyarakat luas, terutama generasi muda, bisa lebih mengenal batik secara langsung.
Nurhayati menambahkan, museum batik tidak hanya menampilkan koleksi kain batik dari berbagai daerah, tetapi juga memperlihatkan proses pembuatannya, mulai dari mencanting, pewarnaan, hingga menjadi kain siap pakai. Momentum Hari Batik Nasional, menurutnya, menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap batik.
Sementara itu, Guru TK Aisyiyah Wuled, Anita Anugerah Sastra menyampaikan, tujuannya mengenalkan budaya lokal Pekalongan, khususnya batik, kepada anak-anak sejak dini. Anak-anak sangat antusias saat pertama kali memasuki museum. Mereka banyak bertanya, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, serta mendapat pengalaman baru dengan melihat langsung proses membatik.
Anita menambahkan, kunjungan ini menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap batik, terutama karena di desa tempat mereka tinggal jarang ditemukan rumah produksi batik.. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4806 |
Hits Hari ini |
: | 1653 |
Pengunjung Online |
: | 1 |