
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung proyek preservasi ruas Jalan Wiradesa–Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis siang, 2 Oktober 2025.
Jalan sepanjang lima koma empat tujuh lima kilometer ini, dikerjakan sejak 17 Juli lalu, dengan nilai proyek lebih dari 33 miliar rupiah. Hingga akhir September, progres fisik telah mencapai sekitar 45 persen. Sejumlah pekerjaan sudah berjalan, mulai dari galian, perkerasan beton semen, pelebaran jalan, hingga pengerjaan bahu jalan beton.
Menurut Gubernur Luthfi, ruas jalan Wiradesa–Kajen ini punya peran strategis. Bukan hanya jadi akses utama dari jalur Pantura menuju pusat Kabupaten Pekalongan. tetapi juga terhubung dengan Tol Trans Jawa exit Bojong. Artinya, jalan ini menjadi penghubung penting antara wilayah Pantura dengan Jawa Tengah bagian selatan.
Luthfi menambahkan, pembangunan jalan tidak sekadar untuk memperlancar mobilitas orang dan barang, namun juga sangat penting mendukung ketahanan pangan. Terlebih, kawasan ini banyak kampus, mahasiswa, hingga pelaku usaha yang membutuhkan akses jalan yang baik.
Ia menegaskan, pembangunan jalan di Jawa Tengah dilakukan secara bertahap, konsisten, dan berkelanjutan. Saat ini, 94 persen jalan provinsi sudah dalam kondisi mantap, sementara sisanya enam persen masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 1317 |
Pengunjung Online |
: | 1 |