
Kota Batik Pekalongan kembali semarak, mulai tanggal 2 hingga 12 Oktober 2025, Museum Batik Pekalongan menjadi pusat rangkaian peringatan Hari Batik Nasional.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga setempat, Sabaryo Pramono menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai agenda menarik.
Di hari pertama, 2 Oktober, masyarakat bisa masuk gratis ke Museum Batik, sekaligus ikut membatik bersama di kain sepanjang 16 meter. Lalu pada 4 Oktober, ada talkshow dengan tema Belajar Membuat Malam Batik.
Berlanjut ke 6 Oktober, akan digelar lomba membatik untuk tingkat SD se-Kota Pekalongan. Keesokan harinya, 7 Oktober, lomba serupa diikuti pelajar SMA sederajat se-Jawa Tengah, Tak ketinggalan, 8 Oktober, anak-anak TK se-Kota Pekalongan diajak berkreasi lewat lomba nyolet.
Tanggal 9 Oktober juga tak kalah istimewa, Museum Batik bersama Airnav akan menggelar kegiatan nyolet bersama 130 anak difabel di kain sepanjang 13 meter.
Keseruan akan berlanjut pada 10 dan 11 Oktober dengan kajian koleksi serta workshop pewarnaan alami. Dan puncaknya, 12 Oktober, seluruh rangkaian ditutup dengan lomba mural, pertunjukan fashion show, dan live music.
Menurut Sabaryo, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap batik, sekaligus memperkuat batik sebagai warisan budaya dan penopang ekonomi kreatif bangsa., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4916 |
Hits Hari ini |
: | 5340 |
Pengunjung Online |
: | 1 |