
Upaya penanganan stunting di Kota Pekalongan, terus menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Pemerintah daerah, bersama lembaga sosial hingga masyarakat, bahu-membahu untuk memastikan tumbuh kembang anak-anak di Kota Batik tetap optimal.
Baru-baru ini, Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diabmenyampaikan, harapannya agar Rumah Sehat Baznas dapat segera hadir di Kota Pekalongan. Menurutnya, keberadaan rumah sehat ini, nantinya akan menjadi langkah nyata dalam mempercepat penanganan anak-anak yang berisiko stunting.
Balgis menjelaskan, Rumah Sehat Baznas dinilai penting, karena dapat memberikan pendampingan intensif, berbeda dengan posyandu yang umumnya hanya berlangsung sebulan sekali.
Balqis berharap, melalui fasilitas ini, penanganan stunting di Kota Batik bisa dilakukan secara lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Baznas setempat Slamet Imron,menyambut baik gagasan tersebut.. Ia menyebutkan, sejauh ini Rumah Sehat Baznas baru ada di Kabupaten Brebes, untuk wilayah Jawa Tengah. Karena itu, pihaknya siap mendukung penuh jika program serupa dibentuk di Kota Pekalongan.
Slamet menambahkan, keberadaan Rumah Sehat Baznas nantinya akan membuat upaya penanganan stunting menjadi lebih fokus dan terintegrasi. Ia pun berharap rencana ini bisa segera terealisasi dalam waktu dekat, mengingat masa bakti Baznas Kota Pekalongan, saat ini tinggal sekitar satu tahun dua bulan lagi., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4827 |
Hits Hari ini |
: | 4325 |
Pengunjung Online |
: | 1 |