
Inovasi menjadi kunci penting, dalam meningkatkan pelayanan public. Karena itulah, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah atau Bapperida Kota Pekalongan kembali menggelar Festival Inovasi 2025.
Ajang ini menjadi langkah strategis, untuk menggali potensi dan kreativitas, dari para Aparatur Sipil Negara serta berbagai unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota PekalonganFestival Inovasi tahun ini terbagi menjadi dua kategori.
yaitu Ide Inovasi—yang menghimpun gagasan baru, dan Inovasi Aktif—yang menampilkan praktik terbaik yang sudah dijalankan. Kedua kategori ini nantinya juga akan dipersiapkan untuk mengikuti Innovative Government Award (IGA) 2025 di tingkat nasional.
Kepala Bapperida Kota Pekalongan, Andrianto menjelaskan, festival ini bertujuan menjadikan Pekalongan sebagai daerah yang unggul dan inovatif. Selain memperebutkan Piala Bergilir OPD Terinovatif, pemenang juga akan mendapat dukungan pendanaan untuk pengembangan ide inovatif mereka.
Melalui kegiatan ini, seluruh elemen pemerintahan—mulai dari OPD, Puskesmas, Sekolah, hingga BUMD—didorong untuk terus bergerak maju dengan berinovasi.
Untuk pendaftaran Festival Inovasi dibuka mulai, 8 Oktober hingga 15 November, penilaian dilakukan pada 17 hingga 28 November. dan pengumuman pemenang dijadwalkan pada minggu kedua Desember 2025.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menegaskan, pentingnya pemanfaatan inovasi, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat..
Beliau mencontohkan, transformasi RSUD Bendan yang kini menjadi OPD dengan pelayanan terbaik. dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk terus berinovasi demi pelayanan publik yang semakin prima.. (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 2 |
Total Pengunjung |
: | 4925 |
Hits Hari ini |
: | 5296 |
Pengunjung Online |
: | 2 |