
Pengelola Bank Sampah Induk Kota Pekalongan, terus berupaya meningkatkan sosialiasi edukasi pada masyarakat, agar masyarkat mau memilah sampah dengan benar dari rumah.
Direktur Bank Sampah Induk setempat, Abdul Mukti menjelaskan, langkah edukasi ini sangat penting, karena pemilahan dari rumah akan memudahkan proses pengolahan ketika sampah masuk ke bank sampah.
Lebih lanjut dijelaskan, setiap sampah yang diterima harus melalui proses pemilahan sesuai dengan jenisnya. Mulai dari plastik jenis PET atau Polyethylene Terephthalate, PP atau Polypropylene, hingga kemasan plastik multilayer, seperti PSD dan PP double layer.
Menurut Abdul Mukti masing-masing plastic memiliki karakteristik berbeda, sehingga perlu dipisahkan agar hasil daur ulangnya lebih optimal.
Selain itu, jenis lain seperti krasan, blowing, dan rejekan, juga dipilah berdasarkan komposisi dan kondisiny. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen dari, Bank Sampah Induk Kota Pekalongan, dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efisien, bernilai ekonomi, dan tentu saja, mendukung kebersihan lingkungan kota.
Dengan kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, maka diharapkan masyarakat tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga turut menjaga Pekalongan agar tetap bersih dan lestari., (Opik – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4951 |
Hits Hari ini |
: | 2658 |
Pengunjung Online |
: | 1 |