
Sebanyak 1.400 siswa dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP di Kota Pekalongan menerima bantuan perlengkapan sekolah. Melalui Program Keberlanjutan Penuntasan Kemiskinan atau PKPK Bank Jateng, berlangsung di SMP Islam setempat, pada Kamis pagi, 9 Oktober 2025.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan setempat, Mabruri menyampaikan, bantuan ini berasal dari dana CSR tahap pertama Bank Jateng senilai dua ratus lima puluh juta rupiah. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan perlengkapan sekolah, bagi enam ratus anak PAUD, dua ratus siswa SD, dan enam ratus siswa SMP, baik negeri maupun swasta.
Bantuan diberikan kepada murid aktif dan disiplin, yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS, serta belum pernah menerima bantuan serupa dari pihak lain. Selain itu, Pemerintah Kota Pekalongan juga mengalokasikan dana, sekitar dua ratus empat puluh juta rupiah, dari APBD untuk membantu hampir tiga ribu peserta didik kurang mampu di berbagai jenjang.
Mabruri menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana menggelorakan program wajib belajar 13 tahun, mulai satu tahun pra sekolah hingga pendidikan menengah, yang telah diatur melalui Peraturan Wali Kota dan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengapresiasi komitmen Bank Jateng yang secara rutin menyalurkan bantuan bagi siswa kurang mampu. Wali Kota Aaf berharap dukungan ini terus berlanjut agar anak-anak di Kota Batik mendapat kesempatan belajar yang sama tanpa terkendala ekonomi.. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4961 |
Hits Hari ini |
: | 1962 |
Pengunjung Online |
: | 1 |