
Semangat berinovasi di dunia pendidikan, terus tumbuh di Kota Pekalongan. Pada Jumat 10 Oktober 2025, SMA Negeri 1 Kota Pekalongan, menjadi tuan rumah Talkshow Pembelajaran Mendalam, yang merupakan bagian dari rangkaian pelatihan pembelajaran mendalam, yang telah berlangsung sejak bulan Juli lalu.
Acara ini menjadi ajang praktik bagi para peserta pelatihan, untuk menampilkan hasil karya inovatif siswa. Salah satunya, karya kelompok siswa SMA yang mengangkat tema pengolahan limbah batik, hasil pendampingan guru setelah mengikuti pelatihan.
Koordinator Pengawas, sekaligus narasumber materi kebijakan pemerintah, Supriyono menjelaskan, salah satu tantangan pendidikan di daerah, adalah masih tingginya angka anak tidak sekolah atau ATS.
Menurutnya, pembelajaran mendalam bisa menjadi solusi karena mampu membangkitkan motivasi belajar siswa, dan menciptakan lingkungan sekolah yang menyenangkan.
Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan lebih aktif, lebih tertarik, mengikuti proses belajar, dan potensi anak putus sekolah pun bisa ditekan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan setempatMoch Ubaidillah menyampaikan, pelatihan pembelajaran mendalam ini, merupakan kebijakan baru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Program ini dilaksanakan oleh BBGTK Jawa Tengah, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekalongan.Tercatat ada empat kelas pelatihan dengan total 140 peserta, yang terdiri dari guru-guru dari berbagai sekolah.
Ubaidillah berharap, melalui talkshow ini akan lahir lebih banyak inovasi, terjalin kolaborasi erat antara guru dan siswa, serta semakin kuatnya komitmen untuk mewujudkanpendidikan yang bermakna dan berkelanjutan di Kota Pekalongan., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4917 |
Hits Hari ini |
: | 2969 |
Pengunjung Online |
: | 1 |