
Pemerintah Kota Pekalongan, terus menunjukkan komitmennya, dalam memperkuat gerakan literasi masyarakat. Melalui sinergi antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dan Taman Bacaan Masyarakat setempat, berbagai upaya dilakukan, untuk membangun budaya baca, di semua lapisan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang menonjol, adalah roadshow dari Bunda Literasi ke TBM dan PAUD yang ada wilayahnya, menjadi langkah nyata dalam memperluas jangkauan literasi, hingga ke tingkat komunitas.
Plt. Kepala Dinarpus setempat, Mahbub Syauqi menegaskan, peningkatan minat baca tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Menurutnya, keberhasilan gerakan literasi, sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak, termasuk sekolah, komunitas literasi, TBM, dan peran aktif Bunda Literasi.
Mahbub juga mengungkapkan pencapaian membanggakan Kota Pekalongan, dalam bidang literasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Tengah tahun 2024, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kota Pekalongan, kini menempati peringkat keempat, dari 35 kabupaten,kota di Jawa Tengah. Prestasi ini, merupakan lonjakan signifikan, dari posisi ke-14 dan ke-33, pada tahun-tahun sebelumnya.
Warga Noyontaansari Siap Wujudkan Lingkungan Bersih
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya pengelolaan sampah, Kader Pengelolaan Sampah Kelurahan Noyontaansari, memberikan edukasi singkat, mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga.
Kegiatan edukasi tersebut, disampaikan oleh Agus, Kader Pengelolaan Sampah setempat, dalam acara Guyub Rukun Warga RT 05 RW 11, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur.
Dalam penyampaiannya, Agus mengajak warga, untuk mulai memilah sampah dari rumah, dan memahami dampak positif, dari pengelolaan sampah yang baik, terhadap lingkungan sekitar.
Acara Guyub Rukun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen bersama, dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan semangat kebersamaan dan edukasi yang terus digalakkan, Kelurahan Noyontaansari menargetkan, menjadi wilayah yang bersih, hijau, dan bebas sampah. Upaya ini diharapkan, mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, dan menjadi contoh bagi kelurahan lain, dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4947 |
Hits Hari ini |
: | 1739 |
Pengunjung Online |
: | 1 |