
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau atau DBHCHT Tahap I, Balai Latihan Kerja Kota Pekalongan, terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri. Salah satunya melalui pelaksanaan On Job Training atau OJT, serta kegiatan Training Need Analysis atau TNA.
Kepala BLK setempat, Helmy Hendarsyah, kepada Radio Kota Batik menjelaskan, OJT memberikan kesempatan bagi peserta pelatihan, untuk menerapkan keterampilan di tempat kerja selama tiga bulan.
Sejumlah perusahaan mitra yang terlibat antara lain RSUD Bendan, Hotel Aston, Hotel Santika, Hotel Kiyana, Dealer Yamaha, Dealer Honda AHASS, dan beberapa perusahaan lainnya di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya.
Helmy menambahkan, sebelum pelatihan dimulai, BLK melakukan TNA untuk memetakan kebutuhan kompetensi industri dengan melibatkan HRD dari berbagai perusahaan serta Forum Komunikasi Jejaring Industri Daerah. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kurikulum dan skema uji kompetensi agar pelatihan benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Helmy berharap, kolaborasi berkelanjutan antara BLK dan dunia usaha, dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja tersertifikasi di Kota Pekalongan. Dengan langkah ini, BLK berkomitmen mencetak SDM unggul yang tidak hanya terampil, tetapi juga siap beradaptasi dengan tantangan industri modern., (Anto – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4805 |
Hits Hari ini |
: | 4140 |
Pengunjung Online |
: | 1 |