
Balai Latihan Kerja Kota Pekalongan, membuka peluang baru bagi masyarakat untuk menekuni profesi yang tengah diminati, melalui pelatihan reparasi handphone, yang digelar selama 25 hari. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mencetak tenaga terampil dan mandiri, dengan menghadirkan instruktur professional, dari Lembaga Pelatihan Kerja Swasta Raja Bina Kerja.
Instruktur pelatihan, Setiawan menyebut, program ini dirancang agar peserta benar-benar siap terjun ke dunia kerja. Dari total waktu pelatihan, 20 hari digunakan untuk praktik intensif memperbaiki berbagai jenis kerusakan, sementara 5 hari terakhir diisi dengan bedah kasus langsung dari pelanggan sebagai ujian kemampuan. Dengan pola ini, peserta tidak hanya belajar teori, tapi juga mengasah mental menghadapi tantangan nyata di lapangan.
Setiawan menjelaskan, seluruh peserta dilatih menangani kerusakan pada hardware maupun software, mulai dari HP mati total, gangguan audio, hingga sistem error dan lupa pola. Ia menilai, peluang bisnis di bidang reparasi HP sangat besar, karena hampir setiap orang kini bergantung pada perangkat digital.
Setiawan menambahkan, antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari kehadiran penuh sejak hari pertama hingga akhir pelatihan. Menurutnya, keterampilan reparasi HP menjadi salah satu keahlian masa depan yang menjanjikan, karena selain membuka peluang kerja, juga bisa menjadi pintu menuju kemandirian ekonomi bagi generasi muda Kota Pekalongan., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4957 |
Hits Hari ini |
: | 242 |
Pengunjung Online |
: | 1 |