
Sebagai wadah pergerakan pemuda, yang memiliki visi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Pekalongan, kini mulai mengambil langkah konkret, dalam penanganan sampah di wilayahnya.
Salah satu program yang sedang dikembangkan, adalah pemilahan sampah, yang bertujuan untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, serta memfasilitasi daur ulang atau pemanfaatan sampah, untuk budidaya maggot.
M. Arieza Irfani, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga Pimpinan Cabang GP Ansor, Kabupaten Pekalongan, kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, bahwa upaya ini , mulai dilakukan di Kecamatan Paninggaran, sebagai langkah awal, untuk menangani masalah sampah secara lebih efektif.
Selain pemilahan, GP Ansor Kabupaten Pekalongan, juga sedang merancang sistem untuk membakar sampah yang tidak dapat didaur ulang. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA), dan mengurangi dampak lingkungan, yang ditimbulkan oleh sampah yang tidak terkelola dengan baik.
Meski inovasi ini baru berjalan sekitar enam bulan, namun kerja nyata GP Ansor Kabupaten Pekalongan, telah membuahkan hasil membanggakan. Organisasi kepemudaan ini telah berhasil meraih juara pertama, dalam Presentasi Kepemudaan, yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Setempat, melalui ajang Lomba Kepemudaan Berprestasi., (Opix - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4834 |
Hits Hari ini |
: | 2461 |
Pengunjung Online |
: | 1 |