
Di tengah lonjakan harga daging ayam, yang mencapai 42 ribu hingga 44 ribu rupiah per kilogram di berbagai tempat, para pedagang di Pasar Banjarsari Pekalongan, tetap mempertahankan harga 40 ribu rupiah per kilogram.
Langkah ini diambil, agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat, dan tidak memberatkan pembeli. Meski demikian, harga yang lebih murah, belum mampu mendongkrak penjualan secara signifikan.
Nur Rohmah, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Banjarsari mengungkapkan, sepinya pembeli bukan karena harga, melainkan karena banyak masyarakat, lebih memilih berbelanja di luar area pasar.
Nur ROhmah berharap, agar kondisi ini segera membaik, terutama menjelang akhir tahun, yang biasanya menjadi momen peningkatan konsumsi.
Sementara itu, pasokan daging ayam dari daerah Warungasem dan Wiradesa, masih terpantau aman dan lancar. Dengan pasokan yang stabil, dan harga yang bersahabat, para pedagang berharap, geliat ekonomi di Pasar Banjarsari bisa kembali pulih., (Opix - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4956 |
Hits Hari ini |
: | 3085 |
Pengunjung Online |
: | 1 |