
Balai Latihan Kerja atau BLK Kota Pekalongan, terus berinovasi dalam pelatihan berbasis keterampilan kerja , salah satunya melalui program pelatihan barista, dari anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau , atau DBHCHT tahap II tahun 2025. Peserta kini memasuki tahap praktik, dengan simulasi pelayanan kafe , setelah sebelumnya menjalani praktik serupa di restoran.
Instruktur Pariwisata BLK Kota Pekalongan , Subekti menyebut, bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan pelayanan yang komprehensif, mulai dari teknik penyeduhan kopi , pembuatan minuman , hingga etika pelayanan pelanggan.
Bekti menuturkan , selain belajar teknik brewing dan penggunaan mesin kopi , peserta juga dikenalkan pada mixology atau seni pencampuran minuman , termasuk pembuatan varian teh dan cokelat dingin. Latihan tersebut bertujuan melatih kreativitas serta kesiapan kerja peserta sebelum memasuki dunia industri pariwisata dan perkopian.
Bekti berharap , pelatihan ini mampu mencetak tenaga barista profesional yang siap diserap dunia kerja , sekaligus membuka peluang usaha sektor kuliner secara mandiri di Kota Pekalongan., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 2466 |
Pengunjung Online |
: | 1 |