
Para seniman di Wonokerto Kabupaten Pekalongan, saat ini tengah berupaya menghidupkan kembali tradisi leluhur, lewat pementasan sendratari dan saresehan budaya bertajuk “Donga Sesaji”.
Pentas yang digelar pada Sabtu, 25 Oktober, di pelataran blok Apsela, Desa Api-Api Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan ini, merupakan hasil kerja sama Teater WOT dan para seniman lokal, dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Menurut Rosulin, selaku pemimpin produksi, Donga Sesaji diangkat dari tradisi pesisir atau ritual larung sesaji,yang sejak lama dilakukan masyarakat Wonokerto. Melalui pementasan ini, mereka ingin mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal, yang mulai terlupakan oleh generasi muda.
Rosulin kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, tradisi spiritual seperti Donga Sesaji memiliki kekuatan besar dan menjadi bagian dari karakter suatu wilayah. Di dalamnya terkandung banyak falsafah hidup yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Yang menarik, pementasan teater rakyat kali ini juga melibatkan anak-anak hingga remaja, agar nilai-nilai budaya itu tidak hanya dipentaskan, tapi juga benar-benar diwariskan kepada generasi penerus., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 148 |
Pengunjung Online |
: | 1 |