
Pekalongan kembali menunjukkan jati dirinya sebagai Kota Batik melalui kegiatan “Gelar Batik Cap Warna Alam” sepanjang 116 meter yang digelar pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi simbol peringatan 16 tahun pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pesindon Batik Vibes 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Oktober.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan apresiasinya atas semangat warga Kampung Pesindon dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal. Ia menilai, berbagai kegiatan seperti pertunjukan tari, ketoprak, hingga pameran kuliner khas Pekalongan mencerminkan semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat. Menurutnya, Pesindon telah menjadi contoh nyata pelestarian budaya yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengungkapkan bahwa panitia sempat merancang pemecahan rekor MURI melalui kegiatan membatik massal. Sayangnya, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan waktu dan persiapan. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini.
Wali Kota berharap agar Pesindon Batik Vibes tahun depan dapat digelar lebih meriah dan inovatif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan budaya seperti ini, demi memperkuat identitas Pekalongan sebagai pusat batik nasional dan membangun kebanggaan bersama terhadap warisan budaya bangsa. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4959 |
Hits Hari ini |
: | 3298 |
Pengunjung Online |
: | 1 |