
Akibat banjir yang menggenangi sejumlah rel di wilayah Semarang, membuat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang, memberlakukan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api.
Genangan air terjadi di jalur antara Stasiun Semarang Tawang, dan Stasiun Alastua sejak Selasa pagi, 28 Oktober 2025, sekitar pukul sepuluh lewat dua belas menit. Ketinggian air terus meningkat hingga menutupi sebagian rel.
Assistant Manager Internal dan Eksternal Humas Daop 4 Semarang, Hendras Andri Pratama kepada Radio Kota Batik menjelaskan, langkah pembatasan ini diambil untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Menurutnya, rel yang tergenang hingga tujuh setengah sentimeter di atas kepala rel, masih bisa dilalui dengan lokomotif khusus. Sedangkan genangan tiga sentimeter masih aman untuk lokomotif biasa. Namun, jika air mencapai dua puluh lima sentimeter, perjalanan harus dibatalkan demi keselamatan.
Selain membatasi kecepatan, PT KAI juga melakukan rekayasa pola operasi, dengan memutar perjalanan melalui jalur selatan, agar layanan tetap berjalan di tengah kondisi banjir.
Hendras menegaskan, PT KAI terus memantau kondisi cuaca dan ketinggian air di lintasan terdampak, serta berupaya memastikan perjalanan kereta tetap aman dan lancar, meski ada penyesuaian waktu tempuh di beberapa rute., (Opik – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 2638 |
Pengunjung Online |
: | 1 |