
Untuk mencegah banjir dan menjaga aliran air tetap lancar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Pekalongan terus melakukan pembersihan sungai dari eceng gondok dan sampah setiap hari.
Kegiatan ini dilakukan oleh tim khusus pekarya sungai BPBD, yang beranggotakan sembilan orang. Dengan fokus utama pembersihan berada di wilayah Sungai Bermi.
Kepala Pelaksana Harian BPBD setempat, Budi Suheryanto menjelaskan, Tim pembersih bekerja setiap hari mulai pukul tujuh pagi hingga pukul dua belas siang.
Menurutnya, tujuan pembersihan untuk memastikan aliran air sungai tidak tersumbat, terutama menjelang musim penghujan. Tanpa pembersihan rutin, tumpukan sampah dan eceng gondok bisa menyebabkan genangan bahkan banjir di beberapa titik kota.
Pembersihan dilakukan secara bergilir dan berkelanjutan, BPBD juga bersinergi dengan dinas lain seperti DPUPR, DLH dan Dinperkim. Masing-masing memiliki wilayah tanggung jawab sungai, namun tetap bekerja bersama jika ditemukan titik rawan yang membutuhkan penanganan cepat.
Budi menambahkan, selain menjaga kebersihan sungai, BPBD juga melakukan pemantauan tanggul selama 24 jam. Khususnya di kawasan rawan bocor seperti di Sungai Meduri.
Koordinasi juga terus dilakukan dengan BPBD Kabupaten Pekalongan, mengingat beberapa titik rawan berada di perbatasan wilayah.Langkah-langkah ini diharapkan bisa meminimalkan risiko banjir saat musim hujan tiba., (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 2593 |
Pengunjung Online |
: | 1 |