
Kecamatan Pekalongan Timur, mencatat sebanyak 268 anak mengalami stunting, berdasarkan hasil pendataan terbaru Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan, yang terus melakukan berbagai langkah percepatan penanganan dan pencegahan.
Salah satunya melalui peluncuran program Ceting Bambu, atau Cegah Stunting dengan Bantu Mung Seribu, yang baru saja diresmikan, pada Senin 3 November 2025.
Camat Pekalongan Timur, Darminto menjelaskan, program tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama, untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak stunting di wilayahnya.
Menurut Darminto, melalui program ini, pegawai kecamatan dan kelurahan, baik ASN maupun non-ASN, diimbau menyisihkan uang seribu rupiah per hari, untuk dikumpulkan dalam wadah anyaman bambu atau ceting.
Darminto menyebut, dari total 268 anak stunting di wilayahnya, baru 68 anak yang telah mendapat bantuan melalui program MBG, Baznas, bantuan DPRD, maupun dukungan pribadi masyarakat.
Darminto menambahkan, melalui Ceting Bambu, pihaknya menargetkan penurunan angka stunting, hingga 50 persen dalam enam bulan ke depan.
Program ini diharapkan memperkuat program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, dalam mendukung kesehatan anak di Kecamatan Pekalongan Timur., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4923 |
Hits Hari ini |
: | 1544 |
Pengunjung Online |
: | 1 |