
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, mengeluarkan peringatan dini banjir pesisir atau rob untuk wilayah Pantai Utara Jawa Tengah.
Kepala Kelompok Prakirawan BMKG tasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Sri Mulyani kepada Radio Kota Batk menjelaskan, potensi rob diperkirakan akan terjadi dalam tiga periode, yakni pada 1 hingga 3 November, 9 hingga 16 November, dan 23 hingga 30 November 2025 mendatang.
Menurutnya, fenomena ini dipengaruhi oleh adanya asep perigi dan fase bulan purnama pada 5 November, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut. Selain itu, hujan lebat dan gelombang tinggi juga dapat memperparah genangan, dengan tinggi pasang laut yang diprediksi mencapai 1 hingga 1,5 meter.
BMKG mencatat, wilayah yang berpotensi terdampak cukup tinggi meliputi pesisir Semarang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Pihaknya pun telah melakukan sosialisasi kepada mitra BMKG seperti BPBD dan komunitas nelayan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat pesisir, agar mewaspadai potensi rob ini dengan menyiapkan jalur evakuasi, tempat penampungan sementara, serta terus memantau informasi terkini cuaca dan gelombang laut melalui kanal resmi dari BMKG., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4922 |
Hits Hari ini |
: | 1822 |
Pengunjung Online |
: | 1 |