
Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Pekalongan, terus menanamkan kesadaran berdemokrasi di masyarakat, meski tidak ada agenda pemilu atau pilkada dalam waktu dekat.
Ketua KPU setempat Fajar Randi Yogananda menjelaskan, pihaknya tetap menjalankan dua tugas utama yaitu pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan atau PDPB, serta sosialisasi pendidikan pemilih di berbagai kalangan.
Dalam kegiatan coklit atau pencocokan dan penelitian data, KPU mendapati sejumlah temuan menarik salah satunya empat warga yang berusia lebih dari seratus tahun, namun masih aktif dan berhak menggunakan hak pilihnya.
Temuan ini menunjukkan pentingnya pemutakhiran data secara terus-menerus, agar setiap warga tetap tercatat dengan benar dan bisa menyalurkan hak pilihnya.
Selain menjaga validitas data, KPU juga rutin menggelar sosialisasi demokrasi di sekolah, lingkungan RT,RW, dan komunitas masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami nilai-nilai partisipasi sejak dini, salah satunya lewat simulasi pemilihan ketua OSIS menggunakan kotak suara dan bilik pencoblosan asli.
Dengan cara itu, KPU berharap kesadaran demokrasi tumbuh kuat di tengah masyarakat, agar pada saat pemilu nanti, partisipasi publik semakin tinggi.. (Opik – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4956 |
Hits Hari ini |
: | 3096 |
Pengunjung Online |
: | 1 |