
Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2025 di Kota Pekalongan, akan hadir dengan aturan baru, yang lebih ketat dan profesional. Salah satu kebijakan penting yang diterapkan oleh Asosiasi PSSI Kota Pekalongan, adalah mewajibkan setiap sekolah peserta, untuk menugaskan pelatih yang telah memiliki sertifikat kepelatihan resmi.
Menurut Sekretaris Asosiasi PSSI Kota Pekalongan, Johannes Lamintang, dengan adanya aturan tersebut, panitia memberikan jeda waktu lebih dari satu bulan, antara pendaftaran peserta dan kick off pertandingan, yang akan digelar mulai 14 hingga 25 November 2025, di Stadion Jenderal Hoegeng.
Meski kompetisi ini hanya berlangsung di tingkat kota, LPI tetap memiliki peran strategis. Ajang ini, sekaligus menjadi proses seleksi pemain terbaik, yang akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Pekalongan, dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Karesidenan.
Johannes Lamintang menegaskan, LPI tahun ini adalah momentum penting, untuk membangun fondasi sepak bola pelajar, yang lebih profesional. Harapannya, LPI 2025 berjalan sukses, dan melahirkan pemain-pemain masa depan Kota Pekalongan., (Ozy - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4812 |
Hits Hari ini |
: | 1494 |
Pengunjung Online |
: | 1 |