
Setelah bertransformasi menjadi permukiman yang layak huni, Kampung Bugisan terus berbenah . Salah satunya, dengan pembangunan Tugu Kampung Reforma Agraria Bugisan, yang pada hari Senin, 10 November 2025, telah dilaksanakan groundbreaking, oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemerintah Kota Pekalongan .
Kepala BPN Kota Pekalongan, Joko Wiyono, dalam kesempatan tersebut menyebutkan, pembangunan tugu menjadi simbol perjalanan panjang, dan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, dalam menata kawasan Bugisan melalui program reforma agraria . Proses penataan kawasan dilakukan secara bertahap, mulai dari konsolidasi tanah, pembenahan lingkungan, hingga pendampingan warga dalam meningkatkan kesejahteraan .
Joko juga menuturkan, pembangunan tugu tersebut, terlaksana berkat dukungan dana Corporate Social Responsibility, dari Real Estate Indonesia (REI), dan Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (APERNAS) .
Sementara, Sekretaris REI Komisariat Pekalongan, Rudi Utomo, bersama Sekretaris APERNAS Pekalongan Raya, Eka Sukmawan menargetkan penyelesaian tugu dalam waktu satu bulan . Keduanya berharap, desain yang ditampilkan akan mengusung tema kolaborasi antarlembaga dan instansi .
Di lain hal, Camat Pekalongan Utara, Wismo Aditiyo menyambut baik, kehadiran Tugu Reforma Agraria Bugisan . Ia berharap, tugu tersebut dapat menjadi pengingat masyarakat, tentang makna gotong royong lintas sektor, dalam mewujudkan transformasi kawasan kumuh, menjadi lingkungan layak huni . Ia juga berpesan, agar semangat gotong royong tersebut terus terjaga, demi keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut .. (Adam-Ribut)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4922 |
Hits Hari ini |
: | 185 |
Pengunjung Online |
: | 1 |