
kabar baik datang dari Kota Pekalongan, dalam tiga tahun terakhir, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan tercatat mengalami penurunan.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan. Meski pada tahun 2023 tercatat 48 kasus, namun menurun menjadi 46 kasus di tahun 2024, dan hingga Oktober 2025, jumlahnya kembali turun menjadi 32 kasus.
Namun, di balik tren positif tersebut, kasus bullying atau perundungan masih menjadi yang paling banyak dilaporkan, Kepala DPMPPA setempat, Sriyana mengungkapkan, dari seluruh laporan yang diterima, kasus bullying menempati urutan tertinggi dibanding bentuk kekerasan lainnya.
Untuk menekan angka kekerasan, terutama di lingkungan sekolah, DPMPPA menggandeng berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan formal dan nonformal, hingga Forum Anak Kota Pekalongan. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu membangun lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi anak dan perempuan di Kota Pekalongan., (Inez – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 3522 |
Pengunjung Online |
: | 1 |