
Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional, yang jatuh setiap tanggal 7 November, Pemerintah Kota Pekalongan kembali menggelar pagelaran wayang kulit.
Kegiatan ini diselenggarakan melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga setempat, bekerja sama dengan PEPADI atau Persatuan Pedalangan Indonesia Komisariat Kota Pekalongan. Pagelaran akan berlangsung pada Sabtu, 22 November, di Jalan Kusuma Bangsa Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara.
Staf Kebudayaan Dinparbudpora Kota Pekalongan, Wiwid Sri Kuncoro kepada Radio Kota Batik menjelaskan, dua dalang akan tampil dalam acara ini. Salah satunya, Dalang Haji Prianggono, yang akan membawakan lakon Prabu Parikesit Jumeneng Ratu.
Menurut WIwid, Lakon tersebut merupakan kisah setelah perang Baratayudha berakhir, ketika kepemimpinan beralih dari para Pandawa kepada cucunya, Prabu Parikesit.
Acara akan dimulai pukul 19.30 WIB, Sebelum pagelaran utama, masyarakat juga bisa menikmati penampilan berbagai sanggar seni dan komunitas lokal. Di antaranya sanggar tari, serta PWRI atau Persatuan Wredatama Republik Indonesia, yang kini aktif menekuni seni karawitan gamelan.
Pagelaran ini diharapkan bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni wayang kulit, sebagai warisan budaya luhur bangsa, yang sarat makna dan nilai kehidupan., (Opik – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4881 |
Hits Hari ini |
: | 2900 |
Pengunjung Online |
: | 1 |