
Sebanyak 1.200 paket beras medium ukuran 5 kilogram yang dijual seharga Rp41 ribu habis diborong masyarakat hanya dalam waktu 30 menit. Operasi Pasar ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekalongan di Lapangan Mataram pada Jumat, 14 November 2025. Antusiasme warga terlihat sejak pagi, bahkan sebelum kegiatan resmi dibuka pukul 07.30 WIB.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, yang hadir membuka kegiatan menyampaikan bahwa subsidi beras medium diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp25 ribu dari harga normal Rp66 ribu. Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Balgis berharap Operasi Pasar dapat menstabilkan harga beras di pasaran sekaligus meringankan beban masyarakat. Melihat tingginya minat warga, ia menilai kegiatan serupa layak untuk kembali diselenggarakan di masa mendatang. Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam menjaga ketersediaan pangan.
Sementara itu, Sekretaris Disperindag Jateng, Linda Widiastuti Ariningrum, menjelaskan bahwa pasar murah ini digelar karena harga beras premium pada triwulan pertama dan kedua hingga Oktober mengalami kenaikan signifikan, bahkan melebihi Harga Eceran Tertinggi sebanyak 478 poin. Dengan adanya operasi pasar, diharapkan stabilisasi harga pangan pokok dapat tercapai dan dampak kenaikan harga bisa ditekan. (Adam - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4858 |
Hits Hari ini |
: | 2746 |
Pengunjung Online |
: | 1 |