
Dewan Pendidikan Kota Pekalongan, kembali menjaring aspirasi dari berbagai pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan diwilayahnya. Kegiatan yang digelar, pada Rabu siang, 19 November 2025, di Hotel Howard Johnson ini, menghadirkan para penyelenggara pendidikan, pengelola yayasan, organisasi profesi, komite sekolah, hingga para pendidik.
Wakil Ketua II Dewan Pendidikan, Aris Supriyanto menjelaskan, forum ini memang dirancang untuk menampung berbagai masukan, terhadap pembangunan pendidikan di Kota Pekalongan. Semua unsur diajak duduk bersama, memberikan pandangan, dan merumuskan langkah agar misi Wali Kota, dalam meningkatkan layanan serta pemerataan pendidikan dapat tercapai.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya fokus pada satu isu, jaring aspirasi kali ini mengangkat lima aspek sekaligus. Mulai dari pemerataan akses layanan pendidikan hingga penguatan peran komite sekolah.
Aris mengakui, prosesnya tidak mudah, namun tetap diperlukan agar rekomendasi yang disusun, lebih menyeluruh dan benar-benar mewakili kebutuhan di lapangan.
Aris menambahkan, salah satu perhatian besar ada pada program wajib belajar 13 tahun. Program ini menuntut peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Karena kini satu tahun pra-SD resmi menjadi bagian dari wajib belajar, pembenahan PAUD dan TK harus diprioritaskan.
Melalui kegiatan jaring aspirasi ini, Dewan Pendidikan berharap Pemerintah Kota mendapatkan masukan yang kuat untuk memperbaiki layanan, meratakan akses, dan memastikan setiap anak di Kota Pekalongan memperoleh pendidikan yang layak sejak usia dini., ( Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4954 |
Hits Hari ini |
: | 213 |
Pengunjung Online |
: | 1 |